
Salam Master,
Sahabar Master, Hidup ini adalah kumpulan dan rangkaian dari momentum-momentum. Nah, kalo dalam pelajaran fisika kita mengenal istilah meomentum ini dengan rumus "p=m.v" atau dengan penjabaran - momentum : besaran yang dimiliki oleh benda yang bergerak. termasuk besaran vektor yang ditentukan oleh massa benda dan kecepatan benda.
p=m.v
*p=momentum (kg m/s)
m=massa (kg)
v=velocity/kecepatan (m/s)
arah momentum searah dengan arah kelajuan (kecepatan). Ini nih, kira-kira pengertian dan rumus perhitungan momentum berdasarkan ilmu fisika. Lalu, apa hubungannya dengan kehidupan kita?
Dalam hidup ini juga ada banyak momentum-momentum atau bisa kita istilahkan dengan saat-saat penting dimana kita merasakan hari, waktu, dan orang-orang saat itu menjadi sangat berharga bagi hidup kita. Kita semua pasti pernah mengalaminya. Mengalami sebuah momen berharga ketika menerima amplop kelulusan. Ketika berhasil mengharumkan nama sekolah kita dalam sebuah perlombaan. Dan masih banyak lagi momen-momen berharga itu.
Sahabat master,
Momentum-momentum itu seringkali menjadi pelecut semangat hidup ketika rasa putus asa menyeruak ke dalam pikiran dan hati kita. Dia menjadi cahaya harapan ketika kita kehilangan arah. Dia juga mampu menguatkan kaki ini ketika terasa begitu lelah untuk terus berdiri menanggung beban hidup.
Ya, begitulah cara momentum memberi pengaruhnya. Dalam sejarah kebangkitan bangsa-bangsa di dunia ini, mereka juga memiliki momentum. Dalam sejarah kebangkitan Islam pun tak bisa kita lepaskan bahwa ada momentum-momentum yang membuat agama ini menjadi mulia di atas segala-galanya, yang membuat para pemeluknya menjadi terhormat.
Momentum terkadang bahkan sangat sering diikuti dengan sebuah perubahan. Perubahan untuk menjadikan detik, menit, jam, hari, minggu, bulan dan tahun-tahun menjadi lebih bernilai dari sebelumnya. Memberikan semangat untuk menatap cita-cita dan berusaha keras untuk mewujudkannya.
Sahabat Master,
Ciptakanlah momentum-momentum itu, buatlah momentum-momentum kebangkitan diri kita. Sehingga diri kita menjadi manusia-manusia yang mampu menghadapi tantangan zaman. Mampu menjadi pribadi-pribadi tangguh dalam perjalanan menyongsong kebangkita umat ini.
Salam Master,
by fakhrul-insightmaster
Tidak ada komentar:
Posting Komentar