Selamat Datang di Official Website Future Leader Institute. Info lengkap hubungi : 0899.2159.530

Sabtu, Maret 27, 2010

Temanmu adalah dirimu...


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Salam Master,

Sahabat Master yang semoga kebaikan menyertai setiap detik hidup anda, kesejukan selalu menyertai setiap kata-kata yang terucap dari lisan anda, kehangatan yang selalu hadir dalam setiap sapaan anda kepada orang-orang yang anda temui. Semoga Allah beserta anda, saya, dan kita selalu

Ada sebuah ungkapan dari Rasulullah Muhammad saw, "Jika engkau ingin mengenal seseorang maka lihatlah siapa temannya"...
Maha Suci Allah yang menciptakan manusia dengan berbagai macam rupa dengan karakter dan sifat masing-masing yang menyertainya.


Sahabat Master,

Mari kita renungkan kata-kata dari Nabi kita, "Jika engkau ingin mengenal seseorang maka lihatlah siapa temannya"...di sinilah pentingnya seorang teman dalam kehidupan, sehingga dia (teman) bisa menjadi indikator untuk mengenal diri seseorang.

Sebuah penilitian mengungkapkan bahwa 80% karakter dan sifat manusia itu dipengaruhi oleh lingkungannya. Teman adalah salah satu komponen dari lingkungan tersebut. Dalam realita nya tentu kita sering melihat ada orang-orang yang sukses, ada orang yang gagal, ada yang jadi pencuri, ada yang penipu, ada juga yang sholeh, ada yang selalu berkata kotor, ada yang setiap katanya adalah kebaikan, ada yang rajin, ada yang malas, semuanya menjadi karakter yang begitu melekat dalam pribadi-pribadi mereka.

Mereka bisa sukses tentu karena mereka selalu berteman dengan orang yang sukses. Bagaimana mungkin seseorang akan sukses jika dia berada di lingkungan yang selalu mengatakan, "ah, ini sulit" atau "kok hidup ini kejam sih" atau "Kok nasib saya gini-gini aja"...kata-kata tersebut terulang setiap hari, setiap menit, setiap detik dan kemudian masuk ke alam bawah sadar, ketika sudah berada di alam bawah sadar maka hal itu menjadi sangat sulit untuk dihapuskan

Oleh karena itu, memilih teman adalah keniscayaan. Pilihan yang tentunya dilandasi atas nilai-nilai kebenaran dan kebaikan, bukan pilihan yang dilandasi karena status, jabatan, kedudukan, titel atau gelar, kepentingan, untung rugi bisnis, atau lebih rendah lagi hanya karena rupa dan warna kulit, inilah pilihan pertemanan yang menyengsarakan dan menyakitkan bagi yang memilih dan yang dipilih.

Ketika keadaan atau kondisinya berubah maka pertemanan ini akan terputus dengan sendirinya. Inilah yang mestinya kita hindari dalam membangun hubungan dengan orang lain, sekali lagi bangunlah pertemanan atas landasan nilai-nilai KEBENARAN dan KEBAIKAN.

Sahabat Master, yang semoga selalu membangun pertemanan dengan penuh kebaikan

Temanmu adalah dirimu...maka hargailah dia seperti anda menghargai diri anda, berlakulah dengan penuh kebaikan kepadanya seperti inginnya anda diperlakukan dengan kebaikan itu. Sungguh indah pertemanan yang dibangun seperti ini. Indah dan menghangatkan.

Memang tidak mudah mewujudkan semua, namun menjadi sangat mungkin jika ada kemauan dan keingan yang kuat.

Sahabat Master,

Semoga kita mempunyai teman-teman yang baik, teman yang selalu memberi motivasi saat kita lemah, teman yang mengulurkan tangannya saat kita terjatuh, teman yang ikut menangis dan menguatkan pundak ini saat kita bersedih, teman yang juga tersenyum dan tertawa bahagia saat melihat kita sukses, dan tentunya teman yang menemani saat-saat terakhir ketika kita akan berpisah dengan dirinya untuk selama-lamanya meninggalkan dunia ini. Semoga teman kita pula yang nanti akan bersama kita memasuki surga Allah.

Mari membangun pertemanan atas nilai-nilai kebenaran dan kebaikan
Mari menjadi teman yang baik untuk teman-teman anda
Mari berdo'a semoga Allah mempertemukan kita dengan sebaik-baik teman di dunia dan di akhirat.

Amiiinn..Ya Rabbal 'Alamiin

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh

Salam Master,
by fakhrul-insightmaster


Tidak ada komentar:

Posting Komentar