
Ini hanya soal soal waktu dlm membersamai dakwah itu...yg enggan berproses, mustahil mencapai sukses...ini hukum alam...termasuk dakwah...
Proses itu mengajarkan kelapangan hati, mengajarkan kerendahan diri...
siapa yang HATINYA SEMPIT tak akan pernah disinggahi oleh dakwah...
siapa yang merasa DIRINYA TINGGI tak akan pernah dibersamai oleh dakwah...
Disinilah logika kita seringkali terjungkal...
Ada saja seorang PREMAN yang kemudian jadi USTADZ
Ada saja seorang MODEL yang kemudian jadi AHLUL HIJAB
Tapi, di sisi lain..
Ada juga seorang sholeh, aktifis rohis, yang kemudian jadi MANTAN USTADZ
Ada juga seorang muslimah, akhwat mujahidah, yg kemudian jadi MANTAN AHLUL HIJAB...
Membersamai Iman dan kebaikan itu tidaklah sebentar saudaraku...
Jika tak pandai2 menata nafsu, maka bisa hilang agamamu...
Jika tak pandai2 menata hati, bisa kering kebaikan diri...
SIMAK BAIK-BAIK DESIR SUARA IBLIS yang melintas di hatimu...karena ia bagian dari kecerdasan org beriman...
BOLEH JADI DESIR SUARA itu seolah kebaikan, padahal ssesungguhnya jebakan kemaksiatan...maksiat hati...Nabi menyebutnya...
Maka beragama ini fondasinya adalah kefahaman, bukan fanatisme buta
Tradisi kefahaman adalah tradisi Iqro' yang terpancang sejak pertama kali risalah ini diturunkan kepada Sang Nabi saw...
Setelah tradisi Iqro' yang selanjutnya adalah Al Muzammil, ia adalah tradisi penyucian jiwa, agar ikhlas hati menerima kebenaran, agar kokoh jiwa membersamainya hingga akhir hayat...karenanya QIYAMMUL LAIL jadi pondasi kedua, ia adalah mi'rajnya seorang hamba yg berserah, yg merendah kepada Tuhan-Nya...
Setelah Fikrah terjernihkan, Jiwa menjadi suci, hati bercahaya kembali, tradisi itupun berlanjut pada Al Mudattsir, Kum Faa Andzir, Wa rabbaka fakabbir, dst...inilah risalah DAKWAH itu, dia hadir setelah IQRO' dan AL MUZAMMIL...dia hadir setelah kefahaman dan keikhlasan...hingga AMAL DAKWAH bukan sebuah beban, namun kelanjutan dari tradisi yang telah dibangun...karenanya berbagai kondisi yang kemudian dihadapi oleh para da'i saat BERDAKWAH, tidak lantas membuat mereka mundur ke belakang, atau malah berbalik arah akibat KEFAHAMAN yg RAPUH dan KEIKHLASAN yg KERUH...
Wallahu a'lam bish shawwab
Tidak ada komentar:
Posting Komentar