Selamat Datang di Official Website Future Leader Institute. Info lengkap hubungi : 0899.2159.530

Sabtu, Oktober 12, 2013

TEBARLAH KASIH SAYANG...TEBARLAH CINTA...



Hati akan menjadi lebih sensitif, lebih peka, lebih lembut jika sering berdekatan dengan Pemiliknya (Allah)

Hati jadi tempat lahirnya rahmat (kasih sayang)...dan karena rahmatlah kita dan seisi dunia ini dicipta oleh Allah...

karena rahmat pula, Rasulullah saw yang mulia terhadir ke dunia,

seperti kata Nabi saw, "Inna maa anna rahmatun muhdatuun", Sebenarnya aku ini suatu rahmat yang dipersembahkan...

Maka misi kemanusiaan kita yang paling pertama adalah menebar rahmat bagi seluruh alam, menebar kasih sayang kepada segenap ciptaan Allah

Untuk itu pula Islam hadir ke dunia, ia menjadi rahmat bagi semuanya, agar sesama makhluk bisa saling menggenapi dalam kasih dan cinta Allah

Karena Islam adalah rahmat, dan kita dicipta dengan rahmat, maka hiduplah dengan saling sayang menyayangi, jangan saling membenci

begitupula, mereka yang selalu menebar kasih, pasti akan dikasihani, mereka yang menebar rahmat pasti akan dirahmati

Seindah lantunan sabda Sang Baginda Saw, "Irhamu man fil ardhi, yarhamukum man fis samaa"...

Kasihanilah semua yang ada di bumi, agar kalian dikasihani oleh yang ada di langit

karenanya pintu-pintu kemudahan hidup selalu hadir kepada mereka yang menebar kasih dan cintanya kepada sesama

kasih dan cinta yang lahir dari hati yang lembut, hati yang tulus, hati yang jujur kepada Tuhannya...

Ar Rahimun, yarhamuhumur Rahmaan...Orang2 berhati rahim, kasih sayang, akan dikasihani Allah yg Maha Rahman...

Sesungguhnya orang yg tidak punya apa2 tidak akan dapat memberikan apa2.

Dan orang yang tidak mampu mengasihi diri sendiri, tidak akan mampu mengasihi orang lain

Mari menebar rahmat, tebar kasih sayang, tebar cinta, saling bantu membantu, saling tolong menolong, saling cinta mencintai..

karena tiada yang bisa menjamin kita masuk surga, bahkan amal kitapun tak bisa menjadi jaminan, kecuali Rahmat dari Allah SWT

Wallahu a'lam bish shawwab

(copas from twitter @fakhrul_iMaster)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar