Yang ingin saya ungkapkan kepada Anda sebenarnya sederhana:
1. Jika Anda seorang Waster, berarti Anda membuang/menyia-nyiakan segala yang Anda
miliki.
2. Jika Anda seorang Spender, berarti Anda menukarkan segala yang Anda miliki dengan
sesuatu yang Anda anggap mendatangkan manfaat.
3. Jika Anda seorang Investor, berarti Anda menanam (baik dalam arti kiasan dan
sebenarnya) segala yang Anda miliki.
Mari Menyelam Lebih Dalam Lagi…
Betis. Alias beda tipis, adalah ungkapan yang menggambarkan betapa perbedaan antara seorang Waster dengan Spender hanya terletak pada benar atau salahnya anggapan yang dibuat. Namun, Anda harus terlebih dahulu mengeluarkan/memberikan/menukarkan milik Anda untuk mengetahui apa benar atau salah anggapan yang sudah Anda buat.
Lebih Dalam Lagi…
Apa yang akan Anda temukan jika telah tiba di dasar laut di samping beragam jenis hewan (baca: ikan)? Tumbuhan! Dan itu pula yang akan Anda temui ketika menyelami diri Anda lebih dalam lagi. Tumbuhan. Anda akan menemukan ‘tumbuhan’ di dalam diri Anda. Maksudnya, ada ‘sesuatu’ yang punya potensi untuk tumbuh dan berkembang pada diri Anda. Jika demikian, menjadi investor, berarti menjadi orang yang menanam ‘sesuatu’ dalam diri. Apakah ’sesuatu’ itu? Belum penting saat ini. Apa yang penting saat ini bagi Anda adalah merenungkankan perbedaan dan persamaan tiga kegiatan yang ada dalam tiga poin yang disebutkan pada awal tulisan ini. Ketiganya adalah: membuang/menyia-nyiakan, menukarkan, dan menanam. Dan tentunya, Anda tidak akan menemui kesulitan yang berarti dalam menemukan perbedaan dan persamaan antar ketiganya, dan sekaligus menentukan di manakah posisi Anda sekarang ini: waster, spender, investor.
Selamat menyelam! Kita akan ketemu kembali dipermukaan. Insya Allah.
by : kekayaanhati.multiply.com
hmm...mau jadi investor jak lah.. ^_^v
BalasHapussekarang tinggal perbanyak modalnya..karena jadi investor perlu modal lho
BalasHapusha..boleh..boleh..
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusdubrak
BalasHapussip mantab, tp cubelaaah anta nulis sorang, bise beeee, malah yakin ana tulisan anta bise lebih bagus dari tulisan ini
smangat Menulis Itu Mudah
kan ini dalam rangka agar supaya blog tiada kosong, bangkana :p
BalasHapusbetul, sepakat dengan dini...kehidupan itu selalu butuh proses...menjadi sukses juga butuh proses...oke...sekarang anda semua harus mengikuti proses seorang anak manusia menjadi master.......salam master
BalasHapusaiih..ada apa ini...takbole gak putting mr direktur right to the corner..he..however, let's write!the process is just write!smangat menulis!!
BalasHapusNggak apa2...your my best friends that always give me motivation to be a master
BalasHapus