
Aku....hanya mampu terdiam
ketika ada segerombolan mata-mata
yang melihat, memata-matai jiwa
Aku...hanya sedikit bagian orang
yang hatinya tertusuk oleh duri kata
duri sikap n serpihan luka
tapi...tak banyak yang tau..
apa artinya semua ini
Yang ada hanya prasangka...prasangka
dan sekali lagi prasangka
lagi -lagi...
Harus tawar menawar dgn air mata
antara perihnya luka yang sulit terobati
tapi ...tak berani menangis
tak berani bersuara
tak berani berkata kata
Takut..ketika semuanya bebuah prasangka
lagi-lagi prasangka yang menghitamkan lara
menggores lembaran-lembaran hitam
yang dulu pernah tersimpan dengan rapi
yag dulu pernah tertutupi
tapi tidak kini
saat ini...
Kurasakan hidup begitu suram
sepi, air mata jadi teman setia
tak ada yang bisa mengerti
karna semunya ingin dimengerti
tak ada yang perduli
karena semuanya sibuk memperdulikan diri sendiri
dan menyalahkan orang lain
aku bertanya...
aku menggugat...
dimanakah letak keadilan
hemmhhh....aku hanya mampu menarik nafas panjang
lalu berkata dalam hati
Tuhan...
cukuplah antara Aku dan Engkau saja Yang Maha Tahu
Tuhan....
keluarkan aku dari sini..
maafkan aku Tuhan...
aku menggugatMu...
Tolong aku Tuhan....Tolong...
(dari seorang sahabat)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar